3 Tips Penting Agar Anak Bisa Menggunakan Internet Dengan Aman

Kehidupan mengasuh anak di tahun 2020 memang mengalami banyak perubahan dan tantangan. Apalagi, anak-anak yang tadinya pergi ke sekolah, sekarang terpaksa harus belajar dari rumah karena pandemi virus korona. Inilah yang membuat para orang tua semakin khawatir pada keamanan paket internet rumah 100 ribuan.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Google, hampir 51% orang tua dari yang bersekolah online selama pandemi Covid-19 merasakan kekhawatiran yang meningkat tentang keamanan online, seperti masalah keamanan informasi, anak-anak mendapat perhatian dari orang tidak dikenal, dan juga anak-anak melihat konten yang tidak pantas di paket internet unlimited termurah tanpa kuota.

Lebih dari 66% orang tua saat ini memakai fitur keamanan keluarga online untuk menjaga agar anak-anak dapat menggunakan internet dengan aman. Dalam rangka Hari Internet Aman Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2021 lalu, Google Indonesia punya 3 tips agar anak dapat berinternetan dengan aman. Apa saja itu?

1.Lindungi identitas digital mereka

Hal yang paling mengkhawatirkan buat orang tua adalah privasi dan keamanan informasi anak-anak. Salah satunya adalah risiko penipuan atau peretasan terhadap akun anak. Untuk itu, Anda bisa mengajari anak dalam membuat kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak. Hindari menggunakan sandi sederhana, seperti nama, tanggal lahir, atau bahkan karakter kartun favorit. Selain Itu, pastikan Anda sudah memakai platform yang memiliki reputasi baik terkait keamanan pengguna, seperti Gmail, yang dapat memiliki filter pengaman untuk email phising dan bisa mencegah 99,9% serangan phising, bahkan sebelum sampai ke kotak masuk Anda.

  1. Ketahui dengan siapa anak berbicara

Isolasi sosial adalah konsekuensi yang sulit dari pandemi virus korona. Anak-anak harus berbicara secara online, baik melalui teks atau memakai chat suara, seperti bermain game. Nah, di sini peran orang tua sebagai saluran komunikasi sangat penting. Kita harus tahu dengan siapa mereka berbicara di internet. Caranya, coba ajak bicara anak Anda tentang game yang dia mainkan dan orang-orang yang ditemuinya di sana. Selain itu, pilih game yang memang cocok untuk anak Anda. Jangan ragu buat memeriksan kontennya dan dengan siapa kemungkinan anak akan berinteraksi.

  1. Tunjukkan konten yang sesuai usianya

Ketakutan orang tua lainnya adalah ketika anak menemukan konten yang tidak pantas di dunia maya. Ada beberapa fitur keamanan kelaurga yang bisa Anda gunakan untuk melindungi anak dari konten yang tidak sesuai dnegan usianya. Misalnya, fitur kontrol orang tua di YouTube Kids, yang bisa membatasi waktu penggunaan, serta menampilkan video yang Anda setujui saja.

Leave a Comment

Your email address will not be published.